RSS Subscribe

Minggu, 28 September 2008

How come??? Arabian SH*T!!!

Al Khobar
23 Sept 2008


Hari ini, hari pertamaku menginjakkan kaki di base ku..Al khobar, kingdom of Saudi Arabia.
sebenarnya aku terhitung menjejakkan kaki di negara ini, pada tgl 22 sept jam 9.55-kmaren malam.
tapi sungguh, sebuah bad impression saat pertama kali menjejakkan kaki di negara yang katanya religius ini.

Kesan ini sungguh sangat memuakkan!
bayangkan, negara yang negara dimana Rasulullah dulu berada, memperlakukan tamunya dengan sungguh buruk!
ketika tiba di bandara Dammam, para penumpang diberikan formulir oleh petugas imigrasi..tanpa sopan santun! dan tanpa senyuman ramah, tanpa ucapan selamat datang!
form di isi, dan kemudian mengharuskan kami mengantri mengular dibeberapa konter screening imigrasi.

cukup banyak konter sebenarnya, dan cukup banyak petugas yang bisa membuat kami tidak mengular panjang, mengantri.
Tapi tahu tidak? mereka malah asik mengobrol satu sama lain, berjalan mondar mandir, sambil sebentar-bentar menerima telpon.
antrian semakin panjang dengan kedatangan berikutnya. Pengantri yang notabene, tamu negara mereka, dibiarkan terlunta-lunta.

kemudian hanya 2-3 konter saja yang dibuka, dan itupun dengan petugas yang kerja lelet, lemot sambil seringkali menerima telepon dan bahkan bercanda ria tanpa
merasa berdosa atas pembiaran tamu2 ini mengantri dan berdiri cukup lama!

bayangkan,, aku bahkan harus mengantri 3 jam!!! dalam hati, aku berdoa-saat itu dipengaruhi rasa emosi- ya Allah, semoga mereka yang tidak mengemban amanah dengan benar ini,
menyia-nyiakan amanah, serta mempersulit orang lain,,,,tolonglah persulitkan pula hidupnya!-
bayangkan itu baru satu orang yang berdoa,,,gmana kalo semuanya berdoa yang sama...???
naudzubillahimindzalik, memang amanah itu sesuatu yang berat..dan akan dmintai pertanggung jawabannya.

akibat proses yang lama, dan lebih dari 3 jam. maka jam 00.30 ketika keluar untuk mencari driver yang sedianya menjemputku ternyata tidak ada yang menjemputku.
tidak heran, tentu aku sudah ditinggal. Kesal bercampur lelah sekali saat itu...
aku bahkan sempat tertidur sekian puluh menit di kursi bandara, hingga akhirnya terbangun dan terpaksa menelepon emergency call milik perusahaan.
dan alhamdulillah sejam kemudian seorang supir dikirim untuk menjemputku.

pengalaman buruk kedua,,, si supir tidak sedikitpun membantu mengangkat koper dan barang bawaan ku.
gileee..standing ovation..plok..plok...!!! tepuk tangan!
padahal dia pasti melihat tampang kelelahanku....dasar Arab!!!

cukup dua pengalaman buruk ini, namun menjadikan aku berpikir terus!
apakah ini adab orang arab meperlakukan para tamunya? padahal Rasul dulu memperlakukan tamunya sangat istimewa.
apakah ini cermin negara Islam? sungguh aku sendiri malu...

kenapa malu?
yaa, aku malu...karena sebuah negara yang dulu aku anggap sebagai negara ideal, negara muslim..ternyata memperlakukan tamunya dengan baik pun..
mereka tak becus!
tapi inilah yang mungkin harus aku jalani...disinilah hari2 panjangku kemudian, akan berlanjut...
sebagian dari episode hidupku akan terekam di tanah gersang dan tandus..di tanah para manusia yang tidak tahu cara memperlakukan tamunya dg baik,
namun sekaligus di tanah para Rasul dan nabi yang mulia dulu di utus...

yaah, disinilah mungkin episode hidupku akan berjalan seiring terpaan debu gurun pasir yang terhampar...

gv